Bingung Beli Rumah Depok Baru Atau Bekas, Berikut Solusinya

Sebelum memutuskan untuk membeli hunian untuk kehidupan kita, ada banyak hal yang perlu kita pertimbangkan. Salah satunya, memilih antara beli rumah baru atau bekas. Kira-kira, mending yang mana, ya? Simak perbandingannya berikut ini!

Rumah baru maupun bekas yang terdapat di area jual rumah Depok sama-sama mampu memenuhi kebutuhan papan kita. Namun sudah barang tentu keduanya memiliki kelebihan serta kekurangannya masing-masing.

Jika masih bingung mana yang lebih menguntungkan sesuai dengan kondisi kita, berikut beberapa hal yang patut jadi pertimbangan sebelum beli rumah baru atau bekas.

1. Desain Rumah

Pertama, dilihat dari segi desain tentu ada perbedaan yang mendasar diantara hunian baru atau yang bekas. Hunian baru desainnya cenderung up to date sesuai dengan perkembangan jaman. Sementara rumah bekas desainnya tentu sesuai dengan selera pemilik sebelumnya yang tidak bisa kita tebak.

Jika kita bukan tipe orang yang bisa menerima desain apa adanya, maka memilih hunian baru adalah jalan terbaik.

2. Area Sekitar Rumah

Hunian baru biasanya terletak di area yang masih sepi dan belum terbentuk. Tidak usah heran jika tinggal di hunian baru maka masih terasa lebih sepi karena masih dalam proses pengembangan.

Sementara untuk hunian lama sudah terbentuk lingkungan yang lama. Banyak tetangga yang sudah lebih dulu tinggal disana. Kita tak perlu repot untuk minta tolong andaikan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Hanya saja, tidak semua lingkungan lama sesuai dengan kebiasaan hidup kita. Artinya perlu waktu untuk adaptasi untuk menyesuaikan diri dengan tetangga.

3. Kemudahan Pengajuan KPR

Membeli rumah dengan system KPR di bank juga harus jadi pertimbangan sebelum memilih untuk beli rumah baru atau bekas.

Sekalipun kita mengajukan KPR untuk rumah seken, semua prosesnya akan kita lakukan sendiri. Dalam hal ini tidak ada developer atau pihak ketiga yang membantu kita dalam mengurus prosesnya.

Namun jika kita niat dan gigih dalam mengurus semuanya seorang diri, maka keinginan kita dalam membeli rumah baru atau bekas akan terwujud.

4. Harga Rumah yang Ditawarkan

Sudah menjadi rahasia umum bahwa barang seken lebih murah ketimbang yang baru. Sama hal nya dengan rumah. Meskipun luas tanah dan bangunannya sama.

Tak sampai disitu, kita juga bisa bernegosiasi langsung dengan pemilik rumah lama. Jika beruntung, kita bahkan bisa mendapat harga yang lebih rendah dari pasaran. Terutama untuk area jual rumah Depok yang didominasi harga – harga menengah hingga kelas atas.

5. Pengeluaran Tambahan Setelah Beli Rumah

Setelah deal membeli rumah bukan berarti prosesnya selesai. Ada proses yang meliputi biaya balik nama, pajak, dan lainnya. Terlebih untuk hunian bekas biaya renovasi harus disiapkan sedini mungkin.

Selain renovasi rumah, hal yang tak kalah penting adalah periksa juga bangunan tersebut memiliki tunggakan atau tidak baik untuk aliran listrik, air, maupun PBB.

6. Akses Menuju Fasilitas Umum

Perumahan baru minusnya adalah biasanya dibangun jauh dari pusat kota. Semakin sedikitnya kahan kosong di pusat kota dan sekitarnya menjadi salah satu penyebab rumah baru dibangun cukup jauh dari pusat kota. Namun untuk area jual rumah Depok banyak area yang terjangkau dan memudahkan kita menuju pusat kota.

Sementara rumah seken biasanya masih dapat kita jumpai di kawasan pusat kota. Serta berdekatan dengan berbagai fasilitas umum.

Sekian Artikel kali, Semoga Bermanfaat

Nantikan Artikel Selanjutnya ya…

#jualrumahdepokolx, #jualrumahdepokmurah, #jualrumahareadepok, #jualrumahcilodongdepok, #jualrumahdepokdekatstasiun, #jualrumahdidepokmurah, #jualrumahdaerahdepok, #jualrumahjatimulyadepok, #jualrumahkalimulyadepok, #jualrumahkprdepok

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *