Saatnya Kamu Beli Rumah Cicilan 2 Jutaan Depok Tanpa Riba 2022

Halo, Apa kabar semua??

Rumah cicilan 2 jutaan di Depok. Down Payment, yang merupakan uang muka diawal memang terkadang menjadi momok bagi sebagaian orang. Tidak jarang ada yang menggugurkan keinginan memiliki rumah, apartemen atau motor lantaran uang muka (DP) masih terbilang tinggi bagi mereka. Sudah tahu dong, untuk pembelian rumah berapa minimal yang harus dibayarkan sebagai uang muka?. Yups, sobat milenial, ada 30 persen, dan ini memang sudah menjadi kesepakatan dari Bank Indonesia. Tertulis di dalam Surat Edaran No 15/40/DKMP tanggal 24 September 2013. Jadi misalkan nih bayangannya harga rumah RP 300 juta, maka kalian harus siap uang muka senilai RP 90 juta. Bagaimana? Masih mahal kah uang mukanya?.

Rumah murah di depok cicilan 1 juta. Aturan tersebut ternyata mampu membuat mental beberapa orang menciut, bahkan terbilang sangat ngos-ngosan seperti marathon saja yaa, hehe. Maklumlah, aturan yang ketat KPR oleh BI mengenai besaran kewajiban uang muka yang harus dibayarkan memang terbilang masing sangat besar. Keadaan ini ternyata mampu terbaca oleh developer. Mereka ternyata mampu memahami keadaan-keadaan yang sedemikian, mengenai kesulitan yang dialami oleh calon pembeli. Wah, perhatian sekali, ya?. Dengan adanya kesadaran tersebut, maka developer memberikan tawaran dengan skema uang muka dicicil. Lhaaa, apa iya?. Apakah itu benar?. Iya, jawabannya benar. Lalu apa alasan yang mendasari mereka melakukan hal demikian?.

Rumah cicilan 1 jutaan di depok 2022. Nih, sebenarnya cicilan DP itu memang bagian dari inisiatif dari developer. Jadi ide tersebut memang digunakan untuk menyeimbangkan kebijakan yang sudah ada dan sangat ketat, yakni jumlah besaran uang muka 30 persen.pihak developer berharap bahwasannya, tawaran cicilan untuk uang muka (DP) mampu memberikan keringanan bagi konsumen yang memang terkadang lemes duluan, ingin menyerah setelah mengetahui sejumlah uang muka yang harus dibayar. Biasanya nih, konsumen akan antusias diawal, namun setelah mengetahui besarannya relatif tinggi, mereka akhirnya berfikir ulang, malah kemungkinan tidak jadi melanjutkan niatnya.

Jadi bagi kalian yang memiliki permasalahan mengenai finansial uang muka dan kalian masing menginginkan untuk membeli rumah, bisa juga nih dibicarakan baik-baik. Lalu apakah ada keuntungan mengikuti cicilan uang muka?.

Rumah cicilan 2 juta depok. Nih, dengan adanya cicilan uang muka, pembeli bisa memesan apartemen misalnya, meskipun belum memiliki dana yang cukup. Jadi dengan adanya program cicilan DP, sobat milenial sudah bisa memastikan mau mengambil unit apartemen yang mana. Dan biasanya mengenai harga memang sudah disepakati diawal, sehingga kalian tidak perlu merasa was-was, ragu atau ketakutan harga akan naik saat cicilan DP nanti selesai. Aman kan?. Disini kalian juga tidak kehilangan memiliki barang yang diincar, karena sistem pemesanan sudah ada. Beda, jika mungkin kalian tidak membicarakan permasalahan kalian mengenai uang muka DP yang terlalu besar, lalu kalian diam-diam mengundurkan niat itu ditahun-tahun berikutnya dengan alas an ingin mengumpulkan modal DP. Bisa jadi nanti kemungkinan yang di dapatkan adalah, apa yang kalian impikan sudah dimiliki oleh orang lain. Hehe, maka segeralah dilamar ya, eh dipinang maksudnya.

Dari sini juga, sobat milenial bisa belajar memaksa diri sendiri untuk menabung lho. Karena ada kesadaran memiliki tanggungan untuk melunasinya, maka kalian akan lebih tergerak deh untuk menabung. Kalau bukan demikian, mungkin akan malas menyisihkan sejumlah uang sesuai target.

Nah, dibandingkan dengan mengambil kredit langsung, resiko dalam melakukan cicilan DP lebih kecil. Karena misalnya nih kalau ada sesuatu yang terjadi dengan apartemen atau rumah yang hendak dibeli, maka resiko pembeli hanya sejumlah cicilan DP yang sudah dibayar. Sedangkan jika kalian itu memilih kredit KPR, mungkin resikonya adalah sejumlah pinjaman yang pasti lebih besar. Jadi mau bagaimana?

Selengkapnya>>>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *